HABIT, HEDONIC MOTIVATION, DAN SOCIAL INFLUENCE SEBAGAI PREDIKTOR SIGNIFIKAN NIAT PENGGUNAAN AI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MANDIRI: STUDI UTAUT3 PADA MAHASISWA ADMINISTRASI PERKANTORAN

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.36914/xmydm804

Kata Kunci:

UTAUT3, kecerdasan buatan, belajar mandiri , pembelajaran bahasa Inggris , administrasi perkantoran

Abstrak

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang bagi mahasiswa non-jurusan bahasa untuk belajar bahasa Inggris secara mandiri. Namun faktor-faktor yang mendorong niat penggunaannya belum banyak dikaji, khususnya pada mahasiswa vokasional Administrasi Perkantoran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prediktor signifikan niat penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Inggris mandiri pada mahasiswa D-III Administrasi Perkantoran menggunakan kerangka UTAUT3. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan desain survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 34 mahasiswa yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman menggunakan AI untuk belajar bahasa Inggris secara mandiri. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa model UTAUT3 mampu menjelaskan 80,3% varians niat perilaku (R²=0,803; F(8,25)=12,773; p<0,001). Dari delapan konstruk yang diuji, tiga terbukti signifikan: Habit (β=0,481; p=0,018) sebagai prediktor terkuat, diikuti Hedonic Motivation (β=0,381; p=0,032) dan Social Influence (β=0,304; p=0,017). Temuan ini mengindikasikan bahwa niat penggunaan AI untuk pembelajaran bahasa Inggris mandiri lebih bersifat personal dan afektif, yakni ditentukan oleh kebiasaan yang telah terbentuk serta kesenangan dalam berinteraksi dengan AI, dibandingkan pertimbangan instrumental seperti kemudahan penggunaan atau ketersediaan fasilitas. Pendidik disarankan untuk merancang intervensi yang mendorong pembentukan kebiasaan penggunaan AI sejak dini dan menciptakan pengalaman belajar bersama AI yang menyenangkan, aman, dan tidak menghakimi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles