Literasi Media Anti Hoaks Covid-19 dan Vaksinasi Melalui WhatsApp bagi Warga Rukun Tetangga
DOI:
https://doi.org/10.36914/5rnqdq55Kata Kunci:
hoaks, informasi, literasi, whatsappAbstrak
Pandemi corona virus disease (Covid-19), telah merubah wajah dunia dan menyebabkan krisis multidimensional. Dampaknya meluas ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Program kebijakan vaksinasi Covid-19 pun masih menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Seiring dengan itu, informasi hoaks seputar penyebaran Covid-19 dan program vaksinasinya muncul diberbagai platform media, termasuk di media sosial, seperti aplikasi WhatsApp. Informasi hoaks yang menyebar tanpa terkendali, memengaruhi sikap dan pandangan publik terhadap wabah, termasuk kelompok yang memiliki latar pendidikan dan status sosial yang baik. Tanpa mengecek, ikut menyebarkannya hoaks melalui aplikasi WhatsApp di lingkungan rukun tetangga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu warga RT 22 Kelurahan Kemalaraja dalam membangun sikap kritis, bijak dan selektif terhadap sebaran informasi yang terkait dengan pandemi Covid-19. Sehingga, warga dapat turut berkontribusi menangkal penyebaran informasi hoaks terkait dengan pandemi Covid-19, minimal untuk keluarga dan lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah observasi dan sosialisasi terbatas dalam kegiatan gotong-royong bulanan. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif warga untuk memahami, menyeleksi dan mencermati informasi hoaks tentang Covid-19 dan vaksinasinya secara bijak sebelum membagikannya serta sepakat menjalankan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini berhasil dilaksanakan sesuai tujuan dan capaian yang diharapkan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 STARKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).









