Framework Konten Situasi Komedi Berbasis Identitas Brand pada Konten TikTok Vitoza
DOI:
https://doi.org/10.36914/jikb.v12.i1.472Kata Kunci:
identitas brand, konten komedi, komunikasi, pemasaran, tiktokAbstrak
Perkembangan TikTok sebagai platform media sosial mendorong brand untuk mengadopsi strategi komunikasi pemasaran digital yang lebih kreatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan framework konten situasi komedi berbasis identitas brand pada produk Vitoza Madu Pahit melalui akun TikTok @busubangun12. Metode yang digunakan adalah pendekatan proyek terapan dengan tahapan analisis konten awal, perancangan framework berbasis model DRAGONS, implementasi, dan evaluasi performa konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan framework, konten belum terstruktur dan belum mampu mengintegrasikan pesan brand secara optimal. Setelah implementasi, konten menjadi lebih sistematis dengan alur storytelling yang jelas, serta mampu menyampaikan pesan secara implisit melalui pendekatan komedi situasional dan strategi softselling. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan audiens yang ditandai dengan interaksi yang lebih aktif dan relevan. Temuan ini menegaskan bahwa humor dapat menjadi strategi komunikasi yang efektif apabila dirancang secara terarah dan selaras dengan identitas brand. Dengan demikian, framework yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pedoman dalam produksi konten digital yang strategis dan berkelanjutan pada platform TikTok.
Referensi
Afrilia, V., Zulaihati, S., & Kismayanti Respati, D. (2025). Komunikasi pemasaran digital dalam meningkatkan interaksi konsumen. Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2), 450–458.
Alhabsy, L., Purwanto, E., & Baehaki, A. (2025). Pengaruh humor dalam iklan terhadap sikap konsumen Gen Z. Interaction Communication Studies Journal, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4514 DOI: https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4514
DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. Diakses darihttps://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Fard, A. M. F., & Vania, A. (2025). Strategi content marketing Instagram dan tantangannya dalam mempertahankan customer engagement. Jurnal Lentera Bisnis, 14(3), 4751–4768. https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i3.1975 DOI: https://doi.org/10.34127/jrlab.v14i3.1975
Firmansyah, M. A., et al. (2024). Strategi komunikasi pemasaran digital dalam era media sosial. Jurnal Komunikasi Digital, 5(2), 120–135.
Hafiz, M., et al. (2025). Content marketing framework dalam strategi pemasaran digital. Jurnal Manajemen Digital, 3(1), 45–60.
Indriyani, R. (2022). Peran konten kreatif dalam membangun brand di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 25–34. DOI: https://doi.org/10.62379/jiksp.v1i2.147
Lung, C. (2020). The DRAGONS framework in digital content strategy. (Konsep framework konten digital).
Maghfiroh, M. L., & Mandasari, V. (2024). The influence of digital TikTok marketing content on brand image in Kemaiu products. International Journal of Multidisciplinary Research and Literature, 3(1), 57–63. https://doi.org/10.53067/ijomral.v3i1.195 DOI: https://doi.org/10.53067/ijomral.v3i1.195
Putri, N. A. (2025). Analisis framework industri konten digital dalam perspektif komunikasi pemasaran. Jurnal Media dan Komunikasi, 2(1), 10–20. DOI: https://doi.org/10.24167/jkm.v2i1.3595
Ravel, M. A. (2025). Pengaruh manajemen konten digital terhadap brand awareness pada media sosial. SWOT: Jurnal Manajemen dan Ilmu Berkaitan, 1(1), 1–10.
Rifqi, M., & Rahmadi, D. (2025). Strategi penggunaan humor dalam konten digital marketing. Jurnal Komunikasi Kreatif, 4(2), 88–97.
Rosalia, D. (2025). Media sosial sebagai sarana komunikasi pemasaran digital. Jurnal Komunikasi Bisnis, 6(1), 15–25.
Rubiyanto, R., Herari, N., & Waluyo, W. (2024). Komunikasi pemasaran digital: Analisis kolaborasi konten komedi pada dua merek berbeda di Instagram. Scriptura, 14(1), 59–71. https://doi.org/10.9744/scriptura.14.1.59-71 DOI: https://doi.org/10.9744/scriptura.14.1.59-71
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nadia Arta Mevia, Dr. Abung Supama Wijaya, S.I.Kom., M.Si. (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















