Pengembangan Kampung Landeuh sebagai Desa Wisata Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.36914/cs6njg07Kata Kunci:
komunikasi lingkungan, desa wisata, kearifan lokal, partisipasi masyarakatAbstrak
Pengembangan Desa Landeuh di Bojong Menteng menjadi desa wisata ramah lingkungan yang berkelanjutan memiliki arti penting bagi masyarakat. Bojong Menteng merupakan pintu gerbang menuju Badui Luar dan Badui Dalam yang merupakan destinasi unggulan Pemerintah Kabupaten Lebak. Pengabdian kepada masyarakat juga mengeksplorasi penerapan konsep desa wisata ramah lingkungan di Desa Landeuh, Bojong Menteng. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat setempat dilibatkan secara aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai program pengembangan, seperti penggunaan bahan bakar alternatif dan pengelolaan sampah. Hasil pendampingan menunjukkan adanya pergeseran kesadaran masyarakat mengenai arti penting menjaga lingkungan dan potensi wisata desa. Selain itu, pengembangan desa wisata dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, serta berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Selain itu, desa wisata Landeuh berhasil menjadi model pengembangan desa wisata yang berkelanjutan di kawasan Geopark Bayah Dome. Dan pendekatan partisipatif dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).









