Peningkatan Keamanan Pangan Bagi Pedagang Makanan Rumahan Di Cipinang Melayu Melalui Penyuluhan Higiene Dan Sanitasi
DOI:
https://doi.org/10.36914/ka5snv72Kata Kunci:
Higiene pangan, Keamanan pangan, Pedagang makanan rumahan, SanitasiAbstrak
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan praktik higiene, sanitasi, dan pengendalian bahaya pangan pada pedagang makanan rumahan di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Sasaran kegiatan berjumlah 30 pelaku usaha makanan rumahan. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, observasi awal, penyuluhan, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta dianalisis secara deskriptif komparatif berdasarkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator praktik higiene, sanitasi, dan pengendalian bahaya pangan, terutama pada penggunaan alat pelindung diri, pengelolaan sampah, serta penyimpanan bahan makanan. Secara umum, terjadi perbaikan dari kondisi awal yang relatif rendah menjadi lebih baik setelah intervensi. Tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat tinggi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku pedagang. Pendekatan edukasi, praktik langsung, dan pendampingan menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat keamanan pangan serta mendukung keberlanjutan usaha.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Paryoto, Soerjanto, Maria BF Manalu, Herra Heryani, Neni (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
.










