Eco-Friendly: Pelatihan Pengelolaan Limbah Organik Menjadi Eco-Enzyme
DOI:
https://doi.org/10.36914/vz7xkb24Kata Kunci:
Eco-enzim, limbah organik, pupuk cairAbstrak
Masalah sampah organik yang dihadapi ibu rumah tangga adalah banyaknya sampah yang terbuang percuma dan tidak dikelola dengan baik. Sampah organik biasanya dibuang di tempat terbuka, saluran air atau dibakar. Namun, mengurai sampah melalui proses alami membutuhkan waktu lama dan mahal. Untuk mengatasi masalah tersebut juga dijelaskan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan cara pengelolaan sampah organik sebagai enzim ekologis. Eco-enzyme adalah cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik. Metode yang digunakan dalam kampanye ini adalah melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Acara tersebut berhasil membekali masyarakat dengan keterampilan mengolah sampah menjadi enzim ekologis. Enzim ekologis ini membantu orang menanam sayuran organik karena berasal dari limbah sayuran dan buah yang tidak terpakai. Pembuatan eco-enzyme cocok untuk skala rumahan karena proses pembuatannya sederhana dan tidak berasa, serta limbahnya cepat terurai. Keberhasilan kegiatan ini sangat bermanfaat baik bagi warga maupun lingkungan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 STARKI

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Artikel ini merupakan artikel akses terbuka yang didistribusikan berdasarkan ketentuan dan persyaratan Creative Commons Attribution–NonCommercial–ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).









