Pemanfaatan e-WOM Sebagai Pemberi Rekomendasi Kuliner Di kalangan Milenial Terhadap Akun Instagram @Smrfoodies
DOI:
https://doi.org/10.36914/7mwgtm24Kata Kunci:
electronic word of mouth, Instagram, food bloggerAbstrak
Dalam kepentingan pemasaran produk dan layanan, perusahaan memanfaatkan komunikasi word of mouth. Seiring perkembangan teknologi, word of mouth tidak hanya dapat dilakukan dengan cara bertemu langsung secara tatap muka. Komunikasi dengan pemanfaatan teknologi ini sering disebut dengan electronic word of mouth (e-WOM). Komunikasi ini dilakukan dengan memanfaatkan media sosial, seperti Instagram. Kebanyakan yang menggunakan komunikasi ini adalah kalangan milenial. Mekanismenya yaitu konsumen membagikan pengalaman kepada orang lain mengenai aktivitas konsumsinya melalui media tersebut. Hal ini berhubungan dengan keanekaragaman kuliner yang ada di Indonesia, kaitannya yaitu banyak pemberi rekomendasi kuliner dikenal dengan istilah food blogger yang menggunakan media Instagram untuk berbagi informasi seputar hal tersebut. Kuliner yang direkomendasi pun ditampilkan dengan nilai estetika sebagai objek foto dan diberi ulasan. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui manfaat e-WOM terhadap kaum milenial melalui metode kualitatif deskriptif dengan wawancara sumber. Simpulan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan media sosial oleh kaum milenial sangat memiliki peran penting dalam hal pemasaran online (e-WOM), khususnya food blogger. Dengan banyaknya followers yaitu pada media Instagram tentu membantu hal tersebut serta dapat mendorong adanya interaksi yang baik antar pengguna satu dengan yang lainnya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 STIKS

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial-4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).













