Trend Milenial Menggunakan Second Branded Fashion Street Wear Sebagai Identitas Diri

Penulis

  • Lidya Wati Evelina Bina Nusantara University Author
  • M. Ramzy Satrio Wibisono Bina Nusantara University Author

DOI:

https://doi.org/10.36914/tt0xj344

Kata Kunci:

Identitas diri, Millenial, Second Branded Fashion, Street Wear

Abstrak

Harga fashion branded yang tinggi tidak dapat terjangkau untuk ukuran uang saku millennials. Namun mereka ingin memiliki identitas diri yang fashionable melalui penampilan prestius di akun media sosial pribadi seperti Instagram.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  faktor yang menyebabkan trend pada penggunaan Second Branded Fashion pada millennial. Teori dramaturgi untuk menganalisis gaya hidups yang menyenangkan melalui symbol identitas diri. Diperlukan atribut-atribut sebagai simbol dalam penampilan dan gaya fashion millennials sebagai actor pada personal fronts  stage (panggung depan). Sedangkan di personal back stage (panggung belakang), untuk menjaga penampilan mereka membeli second branded fashion. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode observasi dan wawancara dengan millennials. Analisis data menggunakan Teknik reduksi dengan mengkategorikan  hasil penelitian. Hasil penelitian  dari observasi dan wawancara bahwa   fashion adalah pesan tentang dirinya. Millenial memiliki harapan tinggu untuk menunjukkan hirarki atau status sosialnya. Perkembangan teknologi yang menghadirkan  media sosial  turut mendorong  dunia fashion. Instagram menjadi media yang turut memberikan pemahaman tentang fashion dengan harga yang relative murah namun  berkualitas,  ramah lingkungan, sustainaiblity  dan juga menjadikan seseorang mempunyai nilai sosial sehingga diterima dalam pergaulan pada kalangan berkelas tinggi. 

Unduhan

Diterbitkan

2021-04-30

Terbitan

Bagian

Articles