Analisis Iklan Instant Messaging Line Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Starbucks di Jakarta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.36914/1sg7k858Kata Kunci:
Iklan, Minat Beli Konsumen, Model Komunikasi Laswell, ICT, Teori Perbedaan IndividuAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh strategi komunikasi pemasaran Starbucks melalui media Line. Starbucks merupakan salah satu perusahaan kedai kopi yang memiliki kekuatan brand. Penelitian ini memiliki 2 variabel, yaitu variabel x (iklan Starbucks melalui Instant Messaging Line) dan variabel y (minat beli konsumen Starbucks di Jakarta Selatan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan Starbucks yg dilakukan dengan media instant messaging Line yang memengaruhi minat beli khususnya konsumen Starbucks di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 221 responden. Data dikumpulkan dengan teknik penyebaran kuesioner dan diolah dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh iklan Starbucks melalui instant messaging Line sebesar 52,5% terhadap minat beli konsumen, dan sisanya sebesar 47,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial-4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).













