Edukasi E-Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing Yayasan Lady Beauty Manru Kabupaten Asahan
DOI:
https://doi.org/10.36914/49dkrs55Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, e-bisnis, lembaga kursus dan pelatihan, media digital, daya saingAbstract
Perkembangan teknologi digital menuntut lembaga kursus dan pelatihan untuk mampu beradaptasi agar tetap relevan dan memiliki daya saing. Namun, keterbatasan pemahaman terkait e-bisnis masih menjadi kendala utama, khususnya pada lembaga pendidikan nonformal di daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola dan peserta Yayasan Lady Beauty Manru terkait konsep dan pemanfaatan e-bisnis dalam mendukung pengelolaan serta promosi lembaga. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Yayasan Lady Beauty Manru, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, dengan melibatkan 10 orang peserta yang terdiri dari pengelola dan peserta kursus. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Instrumen evaluasi berupa kuesioner sederhana dengan tiga kategori jawaban, yaitu ya, sedikit paham, dan tidak. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah kegiatan berlangsung, khususnya terkait konsep dasar e-bisnis, pemanfaatan media digital, dan perannya dalam meningkatkan daya saing lembaga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Yayasan Lady Beauty Manru dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital secara bertahap dan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Universitas Tarakanita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).









