Penyuluhan Kesehatan Pengendalian Tuberkulosis Berbasis Persepsi Sehat dan Peningkatan Gizi
DOI:
https://doi.org/10.36914/kzxy5b18Keywords:
masyarakat, pengetahuan, penyuluhan kesehatan, status gizi, TBC ParuAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan karena kondisi Tuberkulosis (TBC) Paru yang menjadi masalah kesehatan masyarakat peringkat 10 di Bandung. Angka kasus TBC Paru di kota Bandung berdasarkan data dinas kesehatan kota Bandung mengalami peningkatan 0.16% di tahum 2024. Berdasarkan teori epidemiologi : lingkungan padat penduduk, kurang pengetahuan masyarakatnya, dan status gizi yang rendah menjadi faktor resiko yang peningkatan kasus TBC Paru. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian TBC Paru berbasis persepsi sehat dan peningkatan gizi. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan kesehatan kepada 34 anggota masyarakat yang tinggal di RW 04 kelurahan Situsaeur. Penyuluhan kesehatan dilakukan di Posyandu dengan metode ceramah dan tanya jawab. Media yang digunakan adalah PowerPoint LCD Proyektor, laptop, soundsystem dan layar. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perbedaan rata-rata nilai pretest dengan posttest. Nilai posttest meningkat 17,32 poin setelah edukasi. Simpulan dari kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan. Adanya peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan kesehatan akan membuat peserta lebih mampu dalam mengendalikan TBC Paru karena pengetahuan dapat membentuk persepsi dan perilaku sehat dalam pencegahan penularan, pengobatan TBC, dan menjaga status gizi keluarga.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Universitas Tarakanita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This article is an open-access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution–NonCommercial 4.0 International License (CC BY-NC 4.0).









